PT.Lima Dua Lima Tiga Tbk

Jakarta,29-Desember-2025–nusantaranewstodays– Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi atas saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY). Sejalan dengan pencabutan suspensi tersebut, saham LUCY dipindahkan ke papan akselerasi ke papan pemantauan khusus.

Dengan perubahan papan ini, saham emiten F&B yang mengoperasikan Lucy in The Sky itu akan diperdagangkan dengan skema full-call auction (FCA).

“Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 15 Desember 2025,” kata Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI), Teuku Fahmi Ariandar melalui pengumuman, Jumat (12/12/2025).

BEI menempatkan saham LUCY dalam papan pemantauan khusus karena kriteria nomor 10. Berdasarkan aturan Bursa, saham yang terkena suspensi selama lebih dari satu hari akibat aktivitas perdagangan akan dipindahkan ke papan

Sejumlah Langkah Strategis disiapkan Oleh PT Prasidha Aneka Niaga.Tbk

Jakarta,29-Desember-2025 –nusantaranewstodays–PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperbaiki kinerja usaha di tengah tantangan keterbatasan modal kerja.

Emiten pengolahan hasil bumi ini akan memfokuskan strategi pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kapasitas produksi, serta pengelolaan aset yang lebih selektif.

Berdasarkan materi Paparan Publik Perseroan yang rencananya digelar Senin (29/12) dan telah diunggah melalui Keterbukaan Informasi di laman resmi IDX, Senin (22/12), manajemen PSDN menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan keuangan sekaligus mengarahkan sumber daya pada produk-produk dengan margin yang lebih optimal. Upaya ini diharapkan dapat memperbaiki likuiditas dan menopang keberlanjutan bisnis ke depan.

Manajemen menyebutkan bahwa rencana jangka menengah perseroan mencakup optimalisasi kapasitas produksi yang telah tersedia, seiring dengan peningkatan efisiensi di seluruh lini operasional. Fokus tersebut dinilai krusial agar perseroan dapat memaksimalkan potensi aset yang dimiliki di tengah kondisi pasar yang menantang. PSDN mengakui bahwa sepanjang tahun 2025,

Rencana Aksi Corporasi PT.Prasidha Aneka Niaga TBK (PSDN)

Jakarta,–nusantaranewstodays–

PT. Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) memiliki rencana aksi korporasi berupa transaksi material, yaitu penjualan aset pabrik karet, yang memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Berikut detail informasi terkini mengenai aksi korporasi PSDN:

  • Rencana Transaksi Material: Perusahaan berencana menjual aset di bisnis karet karena ingin fokus pada bisnis biji kopi. Nilai transaksi aset ini diperkirakan mencapai 170% dari ekuitas perusahaan per Desember 2024.
  • Persetujuan RUPS: Aksi korporasi ini merupakan transaksi material yang membutuhkan persetujuan pemegang saham melalui RUPS. Pengumuman mengenai rencana ini telah disampaikan pada November 2025 lalu.
  • Waktu Pelaksanaan: Jadwal pasti RUPS untuk meminta persetujuan terkait penjualan aset ini dapat dipantau lebih lanjut melalui pengumuman resmi perusahaan di website IDX atau KSEI

Selain rencana aksi korporasi tersebut, pergerakan saham PSDN sempat menjadi perhatian pasar pada Oktober 2025 karena adanya dugaan aksi investor besar yang menyebabkan lonjakan volume perdagangan dan harga saham. Namun, hal ini lebih berkaitan dengan aktivitas perdagangan di pasar sekunder dan bukan aksi korporasi formal yang diinisiasi oleh manajemen perusahaan. 

Untuk informasi jadwal RUPS atau aksi korporasi lainnya yang lebih rinci dan terkini, Anda bisa memantau pengumuman resmi dari perusahaan melalui portal Keterbukaan Informasi BEI.

Hanya Mau Jual Kopi Biji, PSDN Jual Aset Pabrik Karet Senilai 170% dari …

7 Jun 2025 — Hanya Mau Jual Kopi Biji, PSDN Jual Aset Pabrik Karet Senilai 170% dari Ekuitasnya.(DJ)

KONTAN

LEWAT RAPAT UMUM LUAR BIASA Semen Batu Raja Perkuat Tata Kelola Dan Fleksibilitas Strategis

Jakarta, 18 Desember 2025–nusantaranewstodays–PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di The East Tower Mega Kuningan, Jakarta pada Kamis (18/12). RUPSLB menyetujui dua mata acara, yaitu Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan serta Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Pada agenda pertama, RUPSLB menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (“UU BUMN”).

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan nama Perseroan menjadi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk serta perubahan tempat kedudukan Perseroan yang kini berkedudukan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Perubahan ini sebagai penguatan identitas Perseroan, sekaligus mendekatkan pusat kendali perusahaan dengan wilayah basis produksi. Agenda kedua RUPSLB menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris, dengan

terlebih dahulu memperoleh persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak, untuk menyetujui RKAP Perseroan Tahun 2026, termasuk dengan perubahannya. Direktur Utama SMBR Suherman Yahya menyampaikan bahwa keputusan RUPSLB ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi tata kelola Perseroan agar lebih adaptif terhadap dinamika regulasi dan kebutuhan bisnis.

“Seluruh keputusan yang disetujui dalam RUPSLB ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan penerapan tata kelola atau Good Corporate Governance (GCG) Perseroan senantiasa sejalan dengan ketentuan perundang-undangan serta kebijakan pemegang saham. Hal ini menjadi landasan penting bagi keberlanjutan kinerja dan transformasi bisnis Perseroan ke depan,” ujar Suherman.

Keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB tersebut menjadi pijakan Perseroan dalam menjaga kesinambungan kinerja di tengah dinamika industri semen nasional. Sejalan dengan hal tersebut, hingga Kuartal III-2025, SMBR mencatatkan kinerja yang solid dengan volume penjualan semen mencapai sekitar 1,87 juta ton, tumbuh 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,54 juta ton. Pertumbuhan tersebut mendorong pendapatan Perseroan menjadi Rp1,78 triliun, atau meningkat 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,41 triliun.

Kinerja profitabilitas juga meningkat signifikan, tercermin dari laba bersih sebesar Rp146,31 miliar, melonjak 311% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp35,61 miliar. Sementara itu, EBITDA sebesar Rp383,53 miliar, tumbuh 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 262,15 miliar. Capaian ini memperkuat laba dan menjaga arus kas Perseroan di tengah tekanan industri semen nasional.

Di sisi keberlanjutan, hingga Kuartal III 2025, intensitas emisi karbon berhasil ditekan menjadi 562,92 kgCO₂/ton CEM eq, lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 564,90 kgCO₂/ton CEM eq. Indeks faktor terak semen PCC juga turun menjadi 58,22% dari sebelumnya 59,74%, sementara pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) menjadi 120.989 ton atau meningkat 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 99.219 ton.

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menyampaikan bahwa capaian kinerja tersebut merupakan hasil konsistensi Perseroan dalam menjalankan strategi cost leadership dan operational excellence secara menyeluruh.

“Pertumbuhan kinerja ini merupakan dampak dari penerapan operational excellence di berbagai lini, mulai dari optimalisasi cost to serve, perolehan tarif logistik yang lebih efisien, pengendalian dan penurunan faktor terak, hingga peningkatan pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif serta sinergi dengan SIG selaku induk usaha,” tutup Hari. (DJ)

PUBLIC EXPOSE PT Cakra Buana Resources Energi Tbk

Jakarta, 18 Desember 2025

PT Cakra Buana Resources Energi TBK sudah melakukan keterbukaan informasi sebagai perusahaan terbuka.

“Pendapatan tercatat Rp28,54 miliar hingga 30 September 2025, turun dari Rp41,97 miliar tahun.

penyusutan dan minimnya penambahan baru, seiring beberapa kapal masih menjalani masa docking.

Ekuitas tertekan menjadi Rp84,26 miliar akibat rugi berjalan, namun CBRE menilai kondisi ini sementara, sejalan dengan strategi optimalisasi armada dan kontrak jangka panjang.

Manajemen menargetkan peningkatan revenue minimal 30 persen YoY melalui kontrak charter baru, optimalisasi kapal Pipe Laying & Lifting, serta efisiensi bahan bakar dan manajemen kru.

Dari sisi struktur keuangan, liabilitas naik menjadi Rp268,30 miliar, sementara aset tumbuh Rp352,58 miliar, didorong peningkatan kas hasil perolehan pinjaman bank jangka panjang.

CBRE juga memperluas pengembangan bisnis offshore services dan dukungan energi terbarukan, dengan target utilisasi armada di atas 90 persen demi stabilitas pendapatan berulang.

Di tengah tekanan kinerja, strategi efisiensi, optimalisasi armada, dan kontrak jangka panjang menjadi tumpuan CBRE menatap pemulihan berkelanjutan dengan optimisme terukur.

sebelumnya,” ujar Direktur Utama CBRE Suminto Husin Giman dalam Public Expose Tahunan di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Adapun, pendapatan turun dipicu kenaikan beban pokok, docking kapal, serta optimalisasi aset yang belum maksimal. Sedangkan beban pokok meningkat menjadi Rp34,62 miliar, berbalik menyebabkan rugi bruto Rp6,08 miliar dari laba bruto Rp8,07 miliar sebelumnya.

“Tekanan ini kami hadapi dengan disiplin biaya dan penyesuaian operasional, sambil menjaga keberlangsungan aset strategis,” ujar Suminto, mencerminkan komitmen manajemen menjaga kepercayaan pemangku kepentingan.

Aset lancar meningkat signifikan Rp45,5 miliar, namun aset tidak lancar menurun (YN)

PT Multi Makmur Lemindo TBK (PIA)

Jakarta,17 Desember 2025–nusantaranewstodays–PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) is a publicly traded company cumently undergoing a significant transformation with that Originally a PVC manufacturer, PIPA is now transitioning into a dyran on various energy sectors, supporting government programa and addressing Indonesia Stock Exchange that from PT Mama Capital Indonesia tholding company that focuses Indonesiais energy stability needs

Today, PIPA is PIPA is dedicated to developing a fully integrated oil and gas ecosystem, w which encompasses processing infrastructure, and logistics. Thanks to its acquisition by PT Mome me Capital Indonesia, the Com enter the oil and gas industry. Morris Capital contributes decades of industry expertise and a portfolio of

Publik Ekspose PT Indo straits Tbk (PTIS)

Jakarta,5-Desember-2025–nusantaranewstodays– Profil dan Perkembangan Perseroan
Sejak didirikan pada tahun 1985 dan resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011, PT Indo Straits Tbk terus berkembang menjadi penyedia solusi terpadu dengan pemanfaatan armada kapal dan alat berat milik sendiri. Perseroan menjalankan kegiatan usaha melalui tiga entitas, yaitu:
Jasa Rekayasa Kelautan Terintegrasi (PT Indo Straits Tbk)
Aktivitas Penunjang Angkutan Perairan (PT Pelayaran Straits Perdana – kepemilikan 99,90%)
Jasa Kontraktor Pertambangan (PT Straits Mining Services – kepemilikan 99,00%)

Perseroan dipimpin oleh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris dengan komposisi sebagai berikut:
Direksi:
Tan Kim Leng – Direktur Utama
Mohammad Lendi Basarah – Direktur
Dewan Komisaris:
Sihol Siagian – Komisaris Utama
Basa Sidabutar – Komisaris Independen

Peristiwa Penting 2025
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Juni 2025 menghasilkan beberapa keputusan penting, antara lain:
Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2024.
Penetapan laba bersih 2024 sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan.
Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik 2025.
Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan kuasa penetapan remunerasi Direksi.
Perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Kinerja Operasional dan Keuangan 2025
Hingga pelaksanaan Paparan Publik, Perseroan mengelola beberapa proyek strategis, antara lain:
Jasa pemindah-muatan di Bunati, Kalimantan Selatan.
Jasa pertambangan di Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Pengapalan dan angkutan batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dari sisi Financial, pendapatan konsolidasian Perseroan per 30 September 2025 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dimana Kenaikan ini ditopang oleh pendapatan dari pihak berelasi dan pihak ketiga. Selain itu, posisi aset lancar Perseroan turut meningkat, sementara liabilitas jangka pendek dan jangka panjang menunjukkan penurunan.

Target & Strategi Perseroan
Untuk tahun buku 2025, Perseroan menargetkan beberapa pencapaian utama, di antaranya:
Pertumbuhan pendapatan sebesar 10–15% dari realisasi tahun sebelumnya.
Peningkatan utilisasi armada dan optimalisasi aset untuk mendukung ekspansi.
Peningkatan profitabilitas segmen jasa pertambangan.


Penguatan struktur permodalan dengan menjaga rasio DER di bawah 1,2x.
Rencana pembelian aset baru guna meningkatkan kualitas serta kapasitas armada.
Perseroan juga menyiapkan sejumlah fokus penguatan untuk mencapai proyeksi kinerja tersebut, dengan target:
Pendapatan: USD 15,8 – 16,2 juta
Beban Pokok Pendapatan: USD 12,3 – 12,6 juta
Laba Operasional: USD 1,2 – 1,4 juta
Laba Bersih: USD 0,8 – 1,0 juta
Beban Umum & Administrasi: USD 2,0 – 2,2 juta
Optimalisasi efisiensi biaya, digitalisasi administrasi, serta perbaikan tata kelola menjadi elemen utama strategi Perseroan untuk menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika pasar.

Komitmen Ke Depan
Dengan pengalaman panjang dan dukungan armada yang kuat, PT Indo Straits Tbk berkomitmen melanjutkan ekspansi bisnis terutama di sektor pertambangan. Perseroan memastikan seluruh aktivitas operasional dijalankan berdasarkan prinsip keselamatan, keberlanjutan, serta tata kelola perusahaan yang baik. (Dj)

Publik Ekspose PT Mitra Investindo.TBK (MITI) di Lakukan di Jakarta

Jakarta 9-Desember-2025–nusantaraNewstodays– Emiten Pertambangan serta Jasa Pelayaran dan Logistik, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) membukukan lonjakan laba signifikan pada kuartal III 2025, memicu optimisme baru terhadap proyek silika dan strategi ekspansi jangka panjang perusahaan di sektor logistik nasional.

Dalam Public Expose di Jakarta, Selasa (912), Corporate Secretary MITI Sugeng Wahono menegaskan laba bersih tumbuh 42,32 persen meski pendapatan mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya.

la menjelaskan pendapatan MITI turun 22,65 persen menjadi Rp170,32 miliar, sedangkan total aset tercatat stabil pada Rp493,45 miliar sesuai laporan kuartal ketiga tahun berjalan.

Sugeng memaparkan implementasi PMTHMETD November 2025 yang menerbitkan 209 juta saham baru dengan dana Rp60 miliar untuk percepatan pengembangan proyek silika berjangka panjang.

MITI memastikan seluruh hasil PMTHMETD dialokasikan khusus untuk proyek silika, termasuk peningkatan fasilitas eksplorasi dan percepatan pencatatan saham tambahan pada bursa pada 17 November 2025.

Perusahaan juga menjelaskan perkembangan tiga entitas anak NBS yang telah memperoleh IUP eksplorasi, yaitu KBK, KPS, dan DBK, dengan tahap lanjutan direncanakan berlangsung hingga kuartal ketiga 2026. 4

KBK sedang menjalankan eksplorasi tahap pertama hingga akhir Desember 2025, sedangkan KPS dan DBK masih menuntaskan perizinan PPKH serta RKAB eksplorasi sebelum memulai aktivitas resmi.

MITI menegaskan komitmen penuh terhadap regulasi pemerintah, terutama terkait rencana sentralisasi kewenangan perizinan pasir silika yang menjadi fokus utama industri mineral strategis nasional.

Pengembangan hilirisasi terpadu ditargetkan dipimpin PT Ketapang Prima Resources yang menyiapkan kawasan industri di Kendawangan dan berpotensi naik kelas menjadi kawasan ekonomi khusus.

MITI juga merencanakan roadshow pada kuartal pertama 2026 untuk menggandeng investor global dalam percepatan hilirisasi berbasis silika, termasuk industri panel surya dan kaca lembaran.

5 Di sektor logistik, MITI menyiapkan capex ekspansi pasar, pengadaan tugboat, serta LCT guna memperkuat rantai pasok dan mendukung mobilitas material strategi perusahaan.

MITI menegaskan komitmen berkelanjutan terhadap efisiensi biaya, peningkatan kompetensi karyawan, keselamatan kerja, serta evaluasi operasional sebagai pondasi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. (Dj)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai