Tangerang,Mei-2023–nusantaranewstodays– DPP dari Dewan Pembina Forum Ulama dan Habaid sebagai organisasi yang sudah ada sejak tahun 2010, walaupun Rapat Kerja Belum Terbentuk.
Tangerang Raya dekat dengan ibu kota negara. Kabupaten kota, Tangerang Tengah dan Tangerang Utara merupakan cakupan wilayah Tangerang Raya
Forum Ulama dan Habaid mempunyai visi misi diantaranya : menjaga persatuan umat agar tidak cerai berai, mengajari umat Islam , menjaga kedamaian untuk semua mahluk, menjaga kehidupan ulama. Didalam ADRT Forum Ulama dan Habaid tidak berpolitik,namun ikut meningkatkan kualitas umat dan menjaga NKRI ungkap Habib Abdullah. (Supriyadi)
Jakarta,Mei-2023,–nusantaranewstodays– PT Sumber Alfaria Trays Tk (Alfamant; IDX AMRT) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Salam (RUPS) Tahunan di Kantor Pusat Alfamart, Tingmang, Rabu (17/05/2023). Agenda RUPS Tahunan kali ini adalah persetujuan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, termasuk pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2022, penunjukan kantor akuntan publik yang akan mengaudit pembukuan Perseruan untuk tahun buku 2023 dan menerapkan honorarium serta persyaratan lain dengan penunjukan kantor akuntan publik, perubahan Masa Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, penetapan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan, penetapan Anggota Direksi Perseroan, penentuan honorarium dan tunjangan lainnya dari anggota Dewan Komisaris Perseroan, dan Pelimpahan wewenang penetapan tunjangan anggota Direksi Perseroan kepada Dewan Komisaris Perseroan selama masa jabatan anggota Direksi. Selain membahas agenda RUPS Tahunan, Perseroan juga menjelaskan kinerja Perseroan serta kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan pada tahun 2002. Perseroan juga menyampaikan fokus dan target yang akan dicapai pada tahan 2023 mendatang.
Alfamidi juga segera bagi dividen Rp 19,9 miliar dan mengenai pembayaran silakan cek di web.
Sepanjang tahun 2022, ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar 5.31% (yoy), melampaui target yang ditetapkan Pemerintah yakni sebesar 5,2% (yoy) bahkan berhasil mencapai level seperti sebelum pandemi Perkembangan positif tergambar oleh kinerja eksport yang tetap kuat serta permintaan domestik yang solid seiring dengan peningkatan mobilitas dan daya beli masyarakat yang masih terjaga. Penjualan ritel juga tumbuh tinggi sebesar 15,42% (yoy) sepanjang tahun 2022.
Perkembangan kondisi selama tahun 2022 menunjukkan bahwa sektor ritel saat ini menunjukkan perbaikan kinerja ditopang oleh daya beli masyarakat yang kembali pulih pasca pandemi. Hal ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional mengingat kinerja sektor konsumsi masyarakat terbukti memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi menyumbang sekitar 53,56% dari PDB nasional.
Menurut Tomin Widian, Corporate Secretary PT Sumber Altaria Trijaya Tbk, “Implementasi strategi bisnis yang tepat dan dukungan etos kerja yang tinggi dari seluruh karyawan serta sinergi solid yang terjalin oleh pihak internal maupun pihak eksternal membuat Perseroan dan Anak Perusahaan berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp96,93triliun, naik 14.18% dari Rp84,90 triliun pada 2021. Peningkatan ini juga didorong oleh pertumbuhan penjualan dan penambahan jumlah gerai Perseroan dan Entitas Anak sepanjang tahun 2022”
Dijelaskan pula oleh Tomin, gerai Perseroan dan Entitas Anak sepanjang 2022 tambah sekitar 10,09% atau sebanyak 1906 gerai, sehingga total gerai menjadi 20.798 gerai yang terdiri dari 17.813 gerai milik Perseroan dan 2.985 gerai milik Entitas Anak. Di tahun 2022 ini pertumbuhan gerai Perseroan dan Entitas Anak menunjukkan peningkatan yang signifikan, pencapaian pembukaan gerai tersebut didukung oleh keberhasilan Perseroan melakukan penetrasi portal daerah baru yang sebelumnya belum terjangkau khususnya di pulau-pulau terluar Indonesia .
Pada tahun 2022, Perseroan kembali dihadapkan pada tantangan perubahan kebiasaan berbelanja konsumen dari offline 10 online yang semakin terlihat jelas dan membuat Perseroan harus terus mengembangkan strategi digital agar tetap menjadi pilihan bagi konsumen untuk berbelanja kebutuhahannya. Selain itu kenaikan tingkat inflasi juga menjadi tantangan bagi Perseroan agar mampu menyediakan kebutuhan konsumen dengan kualitas yang baik namun dengan harga yang cukup terjangkau.
Tomin mengatakan pada tahun 2022, Perseroan berfokus pada strategi omnichannel yang mengintegrasikan penjualan secara offline (toko konvensional) dan online melalui aplikasi Alfagift untuk menarik lebih banyak konsumen. Penersan juga melanjutkan pengembangan CRM (Customer Relationship Management) program untuk meningkatkan pelanggan melalui kemampuan analisa big data lebih dari 10 juta pelanggan, Perseroan dapat memahami perilaku belanja pelanggan dengan lebih baik sehingga dapat memberikan penawaran secara relevan dan personal kepada pelanggan.
Perseroan juga terus mengembangkan layanan SAPA (Siap Antar Pesanan Anda) melalui aplikasi Alfagift Pelanggan dapat berbelanja cukup dengan menggunakan aplikasi Alfagift dan nantinya barang yang dipesan dapat langsung dikirim ke rumah tanpa biaya tambahan. Pada tahun 2002, lebih dari 3,000 armada SAPA siap melayani pesanan melalui Alfagift
Memasuki tahun 2023, Perseroan optimis dapat mencetak kinerja yang lebih baik. Perseroan menilai semua produk yang dipasarkan Perseroan mayoritas merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh semua kalangan masyarakat sehingga prospek bisnis Perseroan diperkirakan masih akan kokoh menghadapi inflasi di 2023 mendatang Pertumbatian ekonomi tahan 2023 diharapkan tetap kuat dan dapat tumbuh pada kisaran 4,5% -5,3% (sumber: Bank Indonesia,2022)
Perseroan juga terus berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan dapat memberikan kehadirannya dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat
Pada tahun 2022 Perseroan menjalankan beberapa program canggung jawab sosial (CSR) dalam berbagai bidang, antara lain bidang pendidikan, sosial, pengembangan UMKM dan lingkungan hidup. Dari sisi lingkungan, Perseroan menambah jumlah cabang yang menerapkan green energy untuk mendukung pencegahan global warning. Perseroan juga mencanangkan penghematan air, dengan menggunakan kembali air limbah buangan dari kamar mandi dan tempat ibadah. Dari sisi ketenagakerjaan, untuk meningkatkan inklusivitas Perseroan membuka kesempatan kerja bagi seluruh masyarakat termasuk para difabel dan senantiasa memperhatikan kenyamanan karyawan dengan memastikan keamanan lingkungan kerja dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan bagi karyawan. Sejalan dengan visinya, Perseroan berkomitmen untak turut memberdayakan pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Perseroan memberikan pendampingan hingga akhir bagaimana produk lokal khas daerah bisa diterima pasar yang lebih luas, sekaligus memenuhi syarat regulasi yang diberikan baik dari pemerintah (seperti izin IRT, sertifikat Halal) dan memenuhi prosedur dari ritel modern. Seluruh strategi keberlanjutan yang telah diterapkan Perseroan menunjukkan bahwa industri ritel dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya mencapai target SDGs.
Anggara Hans Prawira. Presiden Direktur Perseroan menambahkan, “Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan bertanggung jawab untuk memastikan terselenggaranya kegiatan usaha yang mengacu pada peraturan perundang- undangan yang berlaku dan berpedoman pada 5 (lima) prinsip dasar Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Carporate Governance GCG), yaitu transparansi, akuntabilitas, independens, pertanggung jawaban dan kesetaraan & kewajaran. Kesadaran akan pentingnya penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik secara konsisten tidak hanya memberikan manfaat bagi Perseroan namun juga bagi seluruh pemangku kepentingan. Implementasi dan internalisasi dari nilai-nilai budaya kerja yang telah dibangun dan dianut sejak awal menjadi panduan dalam setiap proses bisnis dan dasar evaluasi bagi pencapaian target Perseroan.”
Tentang PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
PT Sumber Allaria Trijaya Tha (Alfamart) berdiri pada tahun 1999 dan bergerak dibidang Perdagangan eceran dalam format minimarket dan jasa waralaba. Alfamart menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, tempat bebelanja yang nyaman, serta lokasi yang mudah dijangkau. Saat ini Alfamart telah melayani lebih dan 4,7 juta wasaka setia harinya di seluruh Indonesia dengan didukung oleh 17.813 geral dan 32 gudang.(Djoni)
Jakarta–NusantaranewsTodays–PT Citra Borneo Utama Tbk,sepanjang tahun 2022 berhasil membukukan peningkatan pendapatan sebesar 11,04% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan mencapai Rp9,61 triliun, naik dari Rp8,66 triliun pada 2021. Meski pendapatan meningkat, laba bersih perseroan setelah penawaran umum perdana (IPO) menurun karena beban biaya yang meningkat.
Perseroan mengalami pertumbuhan di hampir semua produk minyak sawitnya. Kontributor penjualan terbesar adalah minyak olein, yang menghasilkan pendapatan Rp5,88 triliun, naik 28,95% YoY,” kata Direktur Citra Borneo Ronny dalam Public Expose . Penjualan sawit inti melonjak 217,34% YoY dari Rp165,42 miliar di 2021 menjadi Rp524,95 miliar, sedangkan penjualan stearin sawit meningkat 30,26% YoY mencapai Rp1,20 triliun.
Satu-satunya produk yang mengalami penurunan penjualan di tahun 2022 adalah Refining, Bleaching, Deodorized Palm Oil (RBDPO) yang turun 53,87% YoY dari Rp2,70 triliun di tahun 2021 menjadi Rp1,24 triliun. Kenaikan penjualan kumulatif ini dibarengi dengan kenaikan beban pokok penjualan. Anak Perseroan yaitu PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), mencatat beban pokok penjualan sebesar Rp8,12 triliun pada tahun 2022, naik 22,71% dari Rp6,62 triliun pada tahun 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya bahan baku, karena Perseroan menghabiskan Rp7,96 triliun untuk pengadaan bahan baku pada tahun 2022, meningkat 21,81% YoY.
Alhasil, laba kotor Perseroan turun 26,84% YoY, dari Rp2,03 triliun di tahun 2021 menjadi Rp1,49 triliun di tahun 2022. Tren ini juga diikuti dengan penurunan laba bersih tahun berjalan sebesar 22,0%, turun dari Rp286,3 triliun. 10 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp223,14 miliar pada tahun 2022
Untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan terus melakukan efisiensi ungkap manajemen. (Djoni)
Jakarta,–nusantaranewstodays– PT Tigaraksa Satria telah berhasil mencapai target laba. Dengan keberhasilan itu maka perseroan selanjutnya menetapkan juga untuk pembagian dividen. Mengenai pembagian dividen akan dilakukan sesuai prosedur dari perseroan untuk para pemegang saham
Meski mengalami penurunan laba, Perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan. Pendapatan perseroan tumbuh 8,8 persen mencapai Rp12,977 triliun. Pertumbuhan ini terutama disebabkan kenaikan penjualan susu, makanan ringan, dan kebutuhan rumah tangga sebesar 11,5 persen menjadi Rp12,215 triliun.
Bukan hanya itu, lanjut Syahrizal Sabir penjualan gas, kompor, dan blender juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 23,2 persen menjadi Rp377,21 miliar.
Meski sedikit mengalami penurunan laba bersih, PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) tetap menjadi salah satu perusahaan barang konsumsi terkemuka di Indonesia. Kinerja perusahaan di tahun 2022 patut diacungi jempol, mengingat lingkungan ekonomi yang penuh tantangan akibat pandemi yang sedang berlangsung.
“Fokus perusahaan pada inovasi dan diversifikasi produknya telah memungkinkannya untuk tetap tangguh dan beradaptasi dengan perkembangan pasar yang terkini, (Djoni)
Jakarta, Jumat (14/4/2023) –nusantaranewstodays–PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau “Mitratel” telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 di Four Seasons Hotel, Jakarta, pada Jumat, 14 April 2023 dimana salah satu mata acaranya adalah penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2022 untuk pembagian dividen tunai dan dividen spesial. “Mitratel di sepanjang tahun 2022 lalu mencatatkan pertumbuhan kinerja finansial yang kuat dan berkelanjutan.,”. ungkap Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko yang akrab disapa Teddy kepada wartawan saat acara Public Expose Tahunan di Jakarta, Jumat (14/4/2023).
Mitratel pada 2022 mencatat pendapatan senilai Rp7,73 triliun atau naik sebesar 12,51% dari Rp6,87 triliun di 2021. Pada periode inl, Mitratel mengantongi laba bersih sebesar Rp1,78 triliun, melonjak 29,25% dari Rp 1,38 triliun. Teddy mengatakan pembagian dividen sebagai bentuk komitmen Mitratel untuk memberikan value terbaik kepada para pemegang saham. “Untuk melanjutkan pertumbuhan kinerja positif di tahun ini, Perseroan menyusun strategi pengembangan ekosistem menara dengan terus menjaga pertumbuhan bisnis organik, ekspansi layanan pada ekosistem menara, dan menangkap peluang inorganik,” tutur Teddy.
Rencana bisnis ini menegaskan Mitratel sebagai perusahaan solusi infrastruktur digital (Digital InfraCo) terbesar yang independen lantaran memiliki menara telekomunikasi terbanyak (memiliki tower sebanyak 35.418 unit) serta dilengkapi layanan pendukung digital dalam ekosistem menara seperti Tower Fiberization, Power-as-a-service, dan infrastructure-as-a-service untuk mendukung peningkatan layanan dari operator seluler. Mitratel menganggarkan belanja modal (capital) expenditure/capex) senilai Rp7 triliun untuk menunjang rencana pengembangan usaha organik dan in organik di tahun ini yang diharapkan bisa meningkatkan performa kinerja perusahaan.
Selain mata acara penetapan penggunaan laba bersih tersebut, RUPST Mitratel tahun 2022 membahas 9 mata acara lainnya, diantaranya Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2022, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris. Selain itu, juga dibahas Laporan Keuangan Tahun Buku 2022 dan pembebasan tanggung jawab anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
Mata acara lainnya terkait dengan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk tahun buku 2023, serta tantiem untuk tahun buku 2022 bagi Direksi dan Dewan Komisaris perseroan, Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk memeriksa Laporan Keuangan Tahun Buku 2022 termasuk audit pengendalian internal atas pelaporan keuangan. Perseroan juga melaporkan penggunaan dana. hasil penawaran umum perdana saham perseroan dan melakukan pembahasan atas perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham perseroan. (Dj)
Jakarta,April-2023–nusantaranewstodays– Pendistribusian bantuan kemanusiaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih terus dilakukan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Persatuan Islam (PERSIS). Sebanyak 30 ribu paket sembako diberikan kepada Persis di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, 30 ribu paket sembako didistribusikan mulai dari gudang Slog Polri di Cipinang, Jakarta Timur ke Persis di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
Sebanyak 60 unit truk memuat paket sembako sebanyak 30.000 dari gudang Slog Polri dengan pengawalan PJR melaksanakan pendistribusian kepada PERSIS (Persatuan Islam) di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 10 April 2023.
Sandi menuturkan, pembagian paket sembako kepada PERSIS (Persatuan Islam), terdiri dari 5.500 paket sembako ke
Islam), terdiri dari 5.500 paket sembako ke wilayah Jakarta, 3.000 paket sembako ke Banten dan 21.500 ke delapan titik di wilayah Jawa Barat
“Dalam rangka kelancaran pendistribusian seluruh truk didampingi masing-masing dua orang personel Slog Polri untuk melaksanakan koordinasi kepada para pengurus PERSIS (Persatuan Islam) di setiap wilayah,” katanya.
Dengan bantuan dari Kapolri ini, Sandi berharap dapat mengurangi atau membantu beban dari anggota PERSIS untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok atau sembako.
“Bantuan Kapolri akan terus disalurkan untuk membantu masyarakat siapapun itu yang membutuhkan, yang terdampak fluktuasi harga bahan pokok selama Ramadan,” ujarnya.(dj)
Produk dapat dimiliki fans Subaru mulal 12 April 2023 melalui platform Tokopedia ⚫ Crosstrek Capsule Collection berisi empat (4) artikel outdoor fashion yang diproduksi terbatas
Jakarta, 12 April, 2023 –nusantaranewstodays.news.blog– Hari ini, Subaru Indonesia membuka pemesanan produk kolaborasi CROSSTREK Capsule Collection bersama The North Face Indonesia (PT Giordano Indonesia) di Plaza Subaru official store at Tokopedia yang dapat diakses di link: http://tokopedia.link/plazasubaru. Setelah sebelumnya diperkenalkan saat peluncuran The All-New Subaru Crosstrek pada GAIKINDO Jakarta Auto Week 2023 bulan lalu, dengan konsep active & stylish, keduanya menghadirkan print dan desain geometris antar value Subaru Crosstrek sebagai teman bertualang dan juga The North Face yang sudah terkenal dengan pakaian outdoor berkualitas tinggi. Rangkaian koleksi ini hadir dengan jumlah yang sangat terbatas dan hanya diproduksi satu kali dalam merayakan peluncuran Subaru Crosstrek di Indonesia.
Arie Christopher, Chief Operating Officer, Subaru Indonesia mengatakan, “Subaru turut bangga bisa bekerja sama dengan The North Face menawarkan koleksi pakaian outdoor yang unik serta mencerminkan semangat petualangan Subaru Crosstrek. Tidak hanya itu, kolaborasi ini juga sebagai bentuk inisiasi kami dimana sebagai brand otomotif, untuk menyediakan produk yang sejalan dengan The All-new Subaru Crosstrek yang sangat mampu diajak bertualang melalui core technology Symmetrical All-Wheel Drive, BOXER Engine, Subaru Global Platform, dan Subaru EyeSight. Kami yakin kolaborasi dalam bentuk Capsule Collection ini dapat memperkuat posisi Subaru Crosstrek sebagal compact SUV yang dekat dengan anak muda dan kegiatan luar ruang yang menyenangkan.”
Koleksi Subaru dan The North Face ini hadir dengan material berkualitas tinggi yang menjamin daya tahan dan kenyamanan kegiatan luar ruang. Selain itu, kesamaan value dari Subaru Crosstrek dan The North Face juga dapat dilihat dari pemilihan empat artikel yang nyaman digunakan untuk kegiatan sehari-hari maupun outdoor dikala akhir pekan. Semakin ikonik, setiap artikel hadir dengan logo khusus kolaborasi Subaru Crosstrek dan The North Face yang tandai kolaborasi lintas industri ini. Artikel kolaborasi Capsule Collection ini sendiri terdiri dari Jacket, Hoodie, T-shirt, dan Neck Pouch dan dapat dipesan di Plaza Subaru official store at Tokopedia mulai hari ini 12 April 2023.(dj)
Ismall, Ashlan@plazasubaru.co.id Delya Pratiwi, Marketing Communications Analyst, Subaru Indonesia Delya@plazasubaru.co.id
Jakarta,11-April-2023 –nusantaranewstodays.news.blog– PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp48,97 triliun dan EBITDA sebesar Rp3,86 triliun pada tahun 2022. Pada angka neraca, total aset naik dari Rp28,59 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp32,69 triliun pada tahun 2022. Hal ini dilaporkan pada paparan publik (public expose) JAPFA hari ini.
Leo Handoko Laksono, Direktur JAPFA menyampaikan, “Ditinjau dari kontribusi penjualan kotor per segmen usaha, divisi perunggasan penyumbang terbesar penjualan dengan persentase mencapai 89% dari total. Kemudian, divisi pakan ternak menjadi pendukung utama laba perseroan. Meskipun begitu, pembagian persentase penjualan tersebut sebenarnya tidak jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.”
Dilaporkan bahwa laba usaha JAPFA pada tahun 2022 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2021, yakni sebesar Rp2,75 triliun dari laba sebelumnya yang mencapai 3,52 triliun. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menurun dari Rp2,02 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp1,42 triliun pada tahun 2022. Hal ini salah satunya diakibatkan oleh kondisi eksternal terkait rantai pasokan serta tingginya harga bahan baku yang menyebabkan meningkatnya beban pokok penjualan yakni menjadi sebesar Rp41,3 triliun di tahun 2022, atau naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan terus melakukan adaptasi, inovasi dan penguatan kapasitas internal dalam menghadapi tekanan global dan tantangan ekonomi. Misalnya pada segmen peternakan komersial, perseroan mendorong peternak mitra beralih ke kandang closed house yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Begitu pula pada segmen budidaya perairan, perseroan telah membuka fasilitas hatchery baru untuk menjawab tantangan pasar yang menunjukkan pertumbuhan grafik yang meningkat. Perseroan juga memperluas pasar ekspor untuk produk pengolahan hasil perikanan.
Kedepannya, Perseroan akan terus mengupayakan berbagai langkah strategis agar senantiasa meraih kinerja yang positif. Langkah-langkah yang telah disiapkan yakni (1) Meningkatkan layanan teknis kepada pelanggan sebagai upaya utuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di tingkat peternak, (2) Peningkatan teknologi melalui “mobile”, “integrasi data”, “data science platform”, internet, dan semakin mendominasi digitalisasi, (3) Tetap berhati-hati dalam melakukan investasi modal (capital expenditure/capex), dimana capex masih akan diprioritaskan untuk investasi yang sifatnya jangka pendek-menengah dan rutin terutama di sektor hilir, yang disesuaikan dengan situasi perekonomian, (4) Konsisten melakukan manajemen keuangan yang hati-hati (prudent), (5) Meningkatkan efisiensi dan profitabilitas, (6) Memperkuat bisnis hilir melalui pengembangan bisnis pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen, serta mendorong pertumbuhan penjualan ritel baik secara offline maupun online, (7) Melakukan edukasi kepada para peternak dan petambak di Indonesia agar produk yang dihasilkan dapat memiliki kualitas dan daya saing yang kuat.
“Kami masih akan fokus pada bisnis inti yang saat ini digeluti. Kami juga terus berupaya untuk meningkatkan penetrasi produk seraya melakukan upaya edukasi mengenai pentingnya protein hewani bagi kesehatan, sejalan dengan program Pemerintah untuk mengurangi gizi buruk dan stunting. Mengingat populasi penduduk Indonesia yang besar dan masih rendahnya tingkat konsumsi
protein hewani di Indonesia membuat peluang usaha Perseroan ke depan masih sangat terbuka lebar. Kami yakin akan prospek jangka panjang dan pertumbuhan berkelanjutan Perseroan pada masa-masa yang akan datang,” ujarnya.
Langkah lain yang diambil perseroan dalam perjalanan keberlanjutan dibuktikan dengan diperolehnya Sustainability-Linked Loan (SLL) dari PT Bank Negara Indonesia Tbk, Persero (BNI) senilai Rp1,425 triliun. Fasilitas kredit bilateral tersebut merupakan yang pertama dalam Grup JAPFA, setelah di tahun 2021 lalu JAPFA menerbitkan Sustainability-Linked Bonds (SLB). Selanjutnya, Perseroan semakin memantapkan praktik berkelanjutan melalui pengembangan survei terhadap pemasok, serta Social Life Cycle Assessment (SLCA) terhadap peternak mitra. (Dj)