PT AGUNG MENJANGAN MAS Tbk.
TAHUN BUKU 31 DESEMBER 2024

Jakarta,04 -September-2025–nusantaranewstodays–PT Agung Menjangan Mas Tbk (“Perseroan”) telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022, pada sektor Jasa Penunjangan Budidaya Ikan Air Payau, antara lain jasa panen, jasa pasca panen, jasa services tambak udang.
Setelah masa masa pandemi usaha dibidang sektor perikanan sangat baik karena kebutuhan konsumsi dunia dan domestk meningkat sehingga perseroan mulai masuk dalam bidang jasa penunjang budidaya kelautan yang merupakan ruang peluang sangat baik.
Perseroan telah mendapatkan persetujuan untuk menambah kegiatan usaha dibidang budidaya Pembesaran Pisces/Ikan Bersirip Laut (KBLI 03211) dan Perdagangan Besar Hasil Perikanan (KBLI 46206)
PT Agung Menjangan Mas Tbk (“Perseroan”) telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022, pada sektor Jasa Penunjangan Budidaya Ikan Air Payau, antara lain jasa panen, jasa pasca panen, jasa services tambak udang.
Setelah masa masa pandemi usaha dibidang sektor perikanan sangat baik karena kebutuhan konsumsi dunia dan domestk meningkat sehingga perseroan mulai masuk dalam bidang jasa penunjang budidaya kelautan yang merupakan ruang peluang sangat baik.
Perseroan telah mendapatkan persetujuan untuk menambah kegiatan usaha dibidang budidaya Pembesaran Pisces/Ikan Bersirip Laut (KBLI 03211) dan Perdagangan Besar Hasil Perikanan (KBLI 46206)
KINERJA KEUANGAN
Perseroan membukukan penurunan aset sebesar Rp 0.8 miliar pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp 70,53 miliar dibandingkan tahun yang berakhir 31 Desember 2023 sebesar Rp 71,39 miliar, atau naik sebesar 1,20% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penurunan ini dikarenakan adanya penambahan pada pos kas dan setara kas serta penurunan pada biaya dibayar dimuka. Total Aset Perseroan sampai dengan tahun 2024 mengalami penurunan di tahun ini.
Liabilitas Perseroan membukukan penurunan sebesar Rp 1,04 miliar pada tahun buku 31 Desember 2024 sebesar Rp 1,5 miliar dibandingkan tahun buku 31 Desember 2023 sebesar Rp 2.6 miliar hal ini disebabkan adanya penurunan uang muka penjualan Perseroan.
Ekuitas Perseroan sampai dengan tahun 2024 mengalami peningkatan setiap tahunnya, total ekuitas Perseroan tercatat lebih tinggi 0,27% dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar Rp68,97 miliar pada tahun 2024 dan sebesar Rp68,78 miliar pada tahun 2023. Peningkatan tersebut berasal dari kenaikan saldo laba.
Pendapatan Perseroan tercatat mengalami kenaikan sebesar 11,5% dibanding tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp11,49 miliar pada tahun 2024 dan Rp 10.31 miliar pada tahun 2023. Peningkatan pendapatan Perseroan disebabkan oleh kenaikan pendapatan penjualan ikan.
Laba Perseroan Tahun Buku 31 Desember 2024 sebesar Rp 0,1 miliar, mengalami penurunan dibandingkan tahun buku 31 Desember 2023 sebesar Rp 0,2, miliar hal ini disebabkan karena pada
PROYEKSI PERSEROAN
Berdasarkan studi kelayakan dan penelaahan atas situasi dan kondisi pertumbuhan ekonomi nasional, proyeksi pendapatan Perseroan diperkirakan sekitar Rp 13.854.375.000, dengan proyeksi Laba Bersih sekitar Rp 2.979.931.500.
Seluruh Jajaran Manajeman berkomitmen untuk bahu membahu dan bekerja keras agar target tersebut dapat terpenuhi. (Dj)