Jakarta, 30 Desember 2021—NusantaraNewstodays—,
Pelaksanaan RUPST dan RUPSLB serta PUBLIC EXPOSE di Akhir Tahun 2021 oleh Manajemen DEAL
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN PT DEWATA FREIGHT INTERNATIONAL
PT Dewata Freight International, Tbk (“Perseroan”) melaksanakan 3 (tiga) agenda penting di ujung tahun 2021 yaitu: Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2020, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa serta Public Expose 2021. Alhamdulillah acara tersebut berjalan dengan lancar di Hotel El Royale Kelapa Gading sejak pukul 14.00 sd 15.45 dipimpin oleh Direktur Utama Perseroan yaitu Bapak Bimada.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham pada pokoknya telah memutuskan, menyetujui hal-hal sebagai berikut:
RUPST:
1. Memutuskan dan Menyetujul: a) Menerima baik laporan tahunan Direksi untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan mengesahkan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dan Laporan Laba-Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan tahun buku 2020 yang telah diperiksa Kantor Akuntan Publik Gideon Adi dan Rekan dengan pendapat: Wajar Dengan Pengecualian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
b) Menerima baik dan menyetujui laporan atas kinerja Dewan Komisaris untuk tahun buku 2020.
c) Dengan diterimanya Laporan Tahunan Direksi serta disahkannya Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dan Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, maka dengan demikian berarti memberikan pembebasan. dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de’charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan kepengurusan dan pengawasan yang mereka jalankan selama tahun buku 2020, sejauh tindakan-tindakan kepengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dan Laporan Laba-Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan.
2. Menyetujul tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2020.
Menyetujui: a) Menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Gideon Adi dan Rekan untuk melaksanakan Audit Umum atas
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tahun buku 2021.
3. Menyetujui memberi wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk: Menunjuk KAP pengganti dan menetapkan kondisi dan persyaratan penunjukannya jika KAP yang telah ditunjuk tersebut tidak dapat melaksanakan atau melanjutkan tugasnya karena sebab apapun, termasuk alasan hukum dan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal atau tidak tercapai kata sepakat mengenai besaran jasa audit. Memberi kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium atau besaran imbalan jasa audit dan persyaratan penunjukan lainnya yang wajar bagi kantor KAP tersebut.
4. Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji atau honorarium dan tunjangan lain untuk anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2021.
RUPSLB Menyetujui :
a. Menyetujui pengunduran diri bapak Nofrisel selaku Komisaris Utama dan bapak Ir. Ikun M Soedrajat selaku Direktur serta mengubah susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Dan seketika mengangkat bapak Meitra Ninanda Sari selaku Komisaris Utama dan Komisaris Independen, bapak Muhamad Ibnu Fajar selaku Direktur Utama serta bapak Alan Perdana Putra selaku Direktur Perseroan yang baru untuk jangka waktu sisa masa jabatan Dewan Komisaris dan Direksi lainnya, yaitu sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2023.
Sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat
sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tahun.
2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Bapak Meitra Ninanda Sari; : Bapak Bimada;
Direktur Utama : Bapak M lbnu Fajar.
Direktur : Ibu Nur Hasanah
Direktur : Ibu Selvi Yuniar
Direktur : Bapak Alan Perdana Putra
“Ibu Nur Hasanah; Ibu Selvi Yuniar, Bapak Alan Perdana Putra.
Setelah resmi menjabat menjadi Direktur Utama PT Dewata Freight International, Tbk, Muhammad Ibnu Fajar menyampaikan Paparan Publik bahwa sampai tutup tahun full year 2021, estimasi kinerja pendapatan Perseroano meyakini kinerja pendapatan dapat tumbuh 20% YoY, hal ini didorong oleh beberapa program kerja yaitu optimalisasi pendapatan dari anak usaha dan pemilihan sektor komoditas untuk Jasa Pengiriman, yang semula fokus ke infrastruktur sekarang ke angkutan Oil & Gas serta Cost Reduction Program.
Ditahun 2022, Perseroan meyakini pertumbuhan 250 % itu YoY dengan target kenaikan yang sangat signifikan tersebut, strategi bisnis yang akan dilakukan untuk mendorong kinerja DEAL pada 2022, yaitu:
- Saat ini DEAL sudah mengantongi beberapa kontrak 2. Adanya tambahan Service untuk Chemical Trading and Logistics Distribution.
- ada 2 Emerging bisnis yang sedang diinisiasi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang optimal di 2022.
Adapun untuk faktor Ekternal yang sangat berpengaruh untuk pencapaian pertumbuhan pendapatan, yaitu:
- Kebijakan pemerintah untuk pengendalian Covid-19.
- Floating System dari Shipping Line dan ketersediaan container.
- Dukungan pendanaan dari perbankan dan/atau lembaga keuangan non perbankan.
Nur Hasanah, Corporate Secretary menambahkan, sesuai bahan materi public expose yang kami sampaikan melalui
website bursa, tahun depan program kerja Perseroan secara konsolidasian berfokus kepada:
a. Logistics Services
b. EPC Contractor & Power Services
C. Mining Contractor & Logistics
d. Chemical Trading & Transportation
Untuk melanjutkan proses Improvement di business model Perseroan mempersiapkan Emerging Business yaitu Integrated Logistics Services dan Integrated Project Management. Untuk melengkapi proses tersebut Perseroan sedang mencari dukungan partner mitra digital. Perseroan menganggap Mitra digital yang tepat akan memungkinkan CO-Creation berkelanjutan yang menyelaraskan transformasi digital dengan inovasi dalam Customer Experience, kinerja operasi, dan Strategi Sustainability.
Diharapkan hal tersebut dapat melampaul perilaku transaksional yang bersifat konvensional dengan model ‘Customer-Supplier, sehingga upaya menyelaraskan tujuan bersama demi meningkatkan efisiensi, sustainability, dan Customer Experience kepada pelanggan dapat tercapai.(djoni)
