BAYU BUANA travel service

Jakarta,Nusantaranewstodays.news-Sudah dilakukan PUBLIC EXPOSE PT BAYU BUANA Tbk,25 JUNI 2021

Merebaknya wabah corona virus disease atau disebut covid-19, telah memberikan dampak signifikan pada kinerja perseroan yang bergerak dibidang usaha penyelenggaraan perjalanan dan wisata untuk periode 3 (tiga) bulan Januari hingga Maret 2021, sebagaimana tercermin pada Laporan Kinerja dibawah ini:

Laporan kinerja PT Bayu Buana Tbk dan Entitas Anak (“Perseroan”) untuk periode 3 tiga bulan Januari-Maret tahun 2021, dibandingkan tahun 2020 untuk periode yang sama adalah sebagai berikut:

Dalam Periode Januari Maret Tahun 2021 Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 68,75 Milyar turun secara signifikan sebesar Rp 289,99 Milyar atau 80,84% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 Sebesar Rp 358,74 Milyar. Laba rugi usaha perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan tahun 2021, mencatat rugi usaha sebesar Rp 6,72 Milyar turun 346,15% atau sebesar Rp 9,45 Milyar dari tahun 2020 yang mencatat laba usaha sebesar Rp 2,73 Milyar.

Secara keseluruhan tahun 2021 Perseroan membukukan Rugi Periode Berjalan setelah Beban Pajak Penghasilan sebesar Rp 6,81 Milyar turun 372,40% atau sebesar Rp 9,31 Milyar dari Laba Periode Berjalan setelah Beban Pajak Penghasilan tahun 2020 sebesar Rp 2,50 Milyar.

Laba (Rugi) Periode Berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2021 tercatat Rugi sebesar Rp 6,73 Milyar dan pada tahun 2020 tercatat Laba sebesar Rp 2,54 Milyar, maka Laba (Rugi) Per Saham Perseroan untuk tahun 2021, mencatat Rugi Per Saham sebesar Rp 19,06 dan untuk tahun 2020 mencatat Laba Per Saham sebesar Rp 7,19.

Total Aset Perseroan pada 31 Maret 2021 berjumlah sebesar Rp 707,54 Milyar naik 2,16% atau sebesar Rp 14,93 Milyar dari sebesar Rp 692.61 Milyar pada 31 Desember 2020 terjadi pada Total Aset Lancar turun sebesar Rp 11,02 Milyar dan Total Aset Tidak Lancar naik sebesar Rp 25.95 Milyar.

Total Ekuitas Perseroan pada 31 Maret 2021 berjumlah sebesar Rp 418,83 Milyar naik 5,20% atau sebesar Rp 20,70 Milyar dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2020 sebesar Rp 398,13 Milyar disebabkan oleh naiknya Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan periode Januari – Maret 2021.

Demikian disampaikan. Terima kasih,pungkasnya-(djoni)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai